Kalau tak aral melintang, pada akhir Juni 2009 akan diselenggarakan Raimuna Daerah Gerakan Pramuka Riau tahun 2009 di Bengkalis. Lebih tepatnya di Bumi Perkemahan Pawang Perkasa II. Diperkirakan lebih kurang seribu Pramuka Penegak dan Pandega se-Provinsi Riau akan pepat berkumpul, beraktifitas selama lima hari.
Mengapa diawal tulisan ini disebutkan kalau tidak ada aral melintang, karena rencana penyelenggaraan raimuna daerah telah ada sejak tiga tahun yang lalu. Namun karena berbagai penyebab selalu gagal dilaksanakan. Besar harapan rencana sekali ini dapatlah hendaknya terlaksana.
Sebagai ajang pertemuan besar, raimuna daerah ini diharapkan dapat dijadikan wadah interaksi antar Pramuka Penegak dan Pandega untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan kemampuan serta mengasah ketrampilan. Dan yang paling utama dapat dijadikan sarana untuk memperkuat watak dan kepribadian serta penanaman nilai-nilai kepada Pramuka Penegak Pandega.
Kita berharap penentuan materi kegiatan dalam raimuna ini dilandaskan kepada kondisi kekinian kaum muda dengan segala problematikanya. Kegiatan-kegiatan yang dapat menjawab tantangan hari ini. Diperlukan kearifan dan kejelian dari penyelenggara (khususnya DKD Riau) untuk membaca keinginan dan tanda-tanda alam yang kemudian dirumuskan dalam sebuah kegiatan yang terintegrasi yang tentunya disesuaikan dengan kondisi Bengkalis sebagai tuan rumah.
Senin, 27 April 2009
Rabu, 04 Maret 2009
Menakar Teraju Baru Gerakan Pramuka Bengkalis
Menyimak susunan pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bengkalis 2008-2013, ada sejumlah simpulan yang dapat diambil sambil mereka sejauh mana capaian yang dapat diraih sesuai dengan amanat Muscab VIII yang lalu. Dengan beberapa muka baru mengisi kepengurusan yang rekatif lebih ramping, ada secercah harapan agar teamwork ini dapat lebih berbuat lebih berupaya membawa gerakan ini menuju ke destinasinya.
Dengan komposisi muka lama muka baru 65:35 dan setiap andalan fokus dengan urusan pembinaan masing-masing, diharapkan memberikan suntikan angin segar dalam kiprah Gerakan Pramuka Bengkalis khususnya dalam pembinaan generasi muda. Salah satu permasalahan mendasar dalam proses pelaksanaan pendidikan kepramukaan di daerah ini adalah masih banyak Gugusdepan yang belum menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.
Berkaca pada apa telah dilakukan di masa terdahulu, memberikan sepenuhnya tanggungjawab pembinaan Gugusdepan kepada Kwartir Ranting ternyata menciptakan ruang kosong antara Kwartir Cabang dengan Gugusdepan. Jurang pemisah ini semestinya segera dijembatani dengan upaya nyata yang tentunya tidak mengeliminasi tugas, peran dan fungsi Kwartir Ranting. Kwartir Cabang harus ikut terjun langsung dalam melakukan pembinaan terhadap Gugusdepan dan menjaga agar komunikasi dengan Gugusdepan tetap terjalin sehingga setiap informasi dapat mencapai ke sasarannya.
Disamping itu juga, peningkatan kuantitas dan kualitas anggota dewasa merupakan program yang tidak mudah untuk diwujudkan. Gerakan Pramuka sebagai ladang pengabdian bagi anggota dewasa belum sepenuhnya dapat dipahami. Apatah lagi ketika hari ini semua persoalan dikaitkan dengan tuntutan ekonomi. Kenyataan ini harus disiasati dan dicermati secara arif. Hendaknya Kwartir Cabang lebih membuka diri dan melihat ke bagian dunia yang lebih luar. Yakinlah bahwa masih banyak yang concern, masih banyak yang peduli, masih banyak yang mau mangabdi untuk kaum muda kita. Hanya kadang mereka tak tahu mesti kemana dan berbuat apa. Untuk itu Kwartir Cabang harus lebih membuka mata dan telinga, pro aktif menjemput para calon volunter ini.
Banyak yang dapat dikerjakan, tinggal menentukan darimana titik awal untuk memulai. Titik dimana langkah diorak dengan tidak melupakan kebersamaan. Selamat bekerja!
Dengan komposisi muka lama muka baru 65:35 dan setiap andalan fokus dengan urusan pembinaan masing-masing, diharapkan memberikan suntikan angin segar dalam kiprah Gerakan Pramuka Bengkalis khususnya dalam pembinaan generasi muda. Salah satu permasalahan mendasar dalam proses pelaksanaan pendidikan kepramukaan di daerah ini adalah masih banyak Gugusdepan yang belum menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.
Berkaca pada apa telah dilakukan di masa terdahulu, memberikan sepenuhnya tanggungjawab pembinaan Gugusdepan kepada Kwartir Ranting ternyata menciptakan ruang kosong antara Kwartir Cabang dengan Gugusdepan. Jurang pemisah ini semestinya segera dijembatani dengan upaya nyata yang tentunya tidak mengeliminasi tugas, peran dan fungsi Kwartir Ranting. Kwartir Cabang harus ikut terjun langsung dalam melakukan pembinaan terhadap Gugusdepan dan menjaga agar komunikasi dengan Gugusdepan tetap terjalin sehingga setiap informasi dapat mencapai ke sasarannya.
Disamping itu juga, peningkatan kuantitas dan kualitas anggota dewasa merupakan program yang tidak mudah untuk diwujudkan. Gerakan Pramuka sebagai ladang pengabdian bagi anggota dewasa belum sepenuhnya dapat dipahami. Apatah lagi ketika hari ini semua persoalan dikaitkan dengan tuntutan ekonomi. Kenyataan ini harus disiasati dan dicermati secara arif. Hendaknya Kwartir Cabang lebih membuka diri dan melihat ke bagian dunia yang lebih luar. Yakinlah bahwa masih banyak yang concern, masih banyak yang peduli, masih banyak yang mau mangabdi untuk kaum muda kita. Hanya kadang mereka tak tahu mesti kemana dan berbuat apa. Untuk itu Kwartir Cabang harus lebih membuka mata dan telinga, pro aktif menjemput para calon volunter ini.
Banyak yang dapat dikerjakan, tinggal menentukan darimana titik awal untuk memulai. Titik dimana langkah diorak dengan tidak melupakan kebersamaan. Selamat bekerja!
Teraju Gerakan Pramuka Bengkalis
Sesuai dengan Surat Keputusan Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau Nomor: 02 Tahun 2009, susunan pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bengkalis masa bakti 2008-2013 adalah sebagai berikut:
1. Ketua : Riza Pahlefi
Wakil Ketua
2. Bidang Pembinaan Anggota Muda : Drs. H. Sya’ari, MP
3. Bidang Pembinaan Anggota Dewasa : Drs. H. Umran, M.Si.
4. Bidang Organisasi dan Hukum : H. Jamhur, SP
5. Bidang Keuangan, Usaha, Sarana dan Prasarana : Drs. H. Mukhlis, MM
6. Bidang Pengabdian Masyarakat dan Humas : Ir. Hj. Rahmi
7. Sekretaris : Alimuzar, SE
Andalan Cabang Urusan
8. Pembinaan Siaga Putra : Syamsuddin
9. Pembinaan Siaga Putri : Soleha, S.Pdi.
10. Pembinaan Penggalang Putra : M. Effendi
11. Pembinaan Penggalang Putri : Aryanti AR
12. Pembinaan Penegak dan Pandega Putra : Johan Arif, S.Ag., S.Pd.
13. Pembinaan Penegak dan Pandega Putri : Evi, S.Pd.
14. Pramuka Luar Biasa : Novelinda
15. Satuan Karya Pramuka : Rudy Hariyanto
16. Rohani : H.M. Nurnawawi, SH
17. Pembinaan Anggota Dewasa Putra : Irwan N., SS
18. Pembinaan Anggota Dewasa Putri : Dra. Mardianis
19. Organisasi dan Hukum : Suprianto, S.Pd.
20. Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan : Syafrani Fithri
21. Keuangan : Jumali, S.Ag.
22. Usaha : M. Sarbini
23. Sarana dan Prasarana : Fuji Sudharma
24. Pengabdian Masyarakat : Aswari Dahlan
25. Humas : Ahmad Effendi, SE
1. Ketua : Riza Pahlefi
Wakil Ketua
2. Bidang Pembinaan Anggota Muda : Drs. H. Sya’ari, MP
3. Bidang Pembinaan Anggota Dewasa : Drs. H. Umran, M.Si.
4. Bidang Organisasi dan Hukum : H. Jamhur, SP
5. Bidang Keuangan, Usaha, Sarana dan Prasarana : Drs. H. Mukhlis, MM
6. Bidang Pengabdian Masyarakat dan Humas : Ir. Hj. Rahmi
7. Sekretaris : Alimuzar, SE
Andalan Cabang Urusan
8. Pembinaan Siaga Putra : Syamsuddin
9. Pembinaan Siaga Putri : Soleha, S.Pdi.
10. Pembinaan Penggalang Putra : M. Effendi
11. Pembinaan Penggalang Putri : Aryanti AR
12. Pembinaan Penegak dan Pandega Putra : Johan Arif, S.Ag., S.Pd.
13. Pembinaan Penegak dan Pandega Putri : Evi, S.Pd.
14. Pramuka Luar Biasa : Novelinda
15. Satuan Karya Pramuka : Rudy Hariyanto
16. Rohani : H.M. Nurnawawi, SH
17. Pembinaan Anggota Dewasa Putra : Irwan N., SS
18. Pembinaan Anggota Dewasa Putri : Dra. Mardianis
19. Organisasi dan Hukum : Suprianto, S.Pd.
20. Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan : Syafrani Fithri
21. Keuangan : Jumali, S.Ag.
22. Usaha : M. Sarbini
23. Sarana dan Prasarana : Fuji Sudharma
24. Pengabdian Masyarakat : Aswari Dahlan
25. Humas : Ahmad Effendi, SE
Senin, 16 Februari 2009
Revitalisasi Gerakan Pramuka: Sebuah Catatan
Seminar Revitalisasi Gerakan Pramuka yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka 04 Riau pada tanggal 15 Februari 2009 bertempat di Hotel Furaya, Pekanbaru dengan pembicara tunggal Kak Azrul Azwar (Ketua Kwartir Nasional) masih menyisakan beberapa pertanyaan.
Dapat dipahami bersama bahwa alas tindak yang digunakan dalam menggulirkan program ini memang telah menjadi keprihatinan bersama. Kaum muda indonesia dengan segala permasalahannya hari ini harus diselamatkan dari terjerumus makin dalam di kubangan persoalannya. Gambaran langkah revitalisasi secara nasional telah didapat. Yang tertinggal adalah bagaimana implementasinya di di daerah, di kwarda, kwarcab, kwarran, dan yang paling penting di Gugusdepan sebagai ujung tombak pembinaan peserta didik.
Masih ada kegamangan dari kwartir nasional untuk memulai karena kusut awal dari carut marut ini belum ditemukan pungkanya. Rencana tindak yang dipaparkan masih bergelut di lingkungan kwartir nasional dan belum menyentuh ke jajaran dibawahnya. Seyogyanya kwartir nasional lebih menitikberatkan peran pada tatanan kebijakan, menentukan arahan dan memberikan keleluasaan kepada kwartir daerah dan seterusnya untuk mengimplementasikannya.
Permasalahan Gerakan Pramuka di daerah cukup beragam sejalan dengan karakteristik daerah masing-masing. Tidak mungkin ianya dapat diselesaikan dengan cara yang seragam, masing-masing hanya dapat diselesaikan dengan cara dan gaya yang tersendiri sensuai dengan kondisi. Pendirian Gugusdepan wilayah misalnya, untuk desa atau lingkungan yang belum memiliki Gugusdepan yang berpangkalan di sekolah mungkin tidak banyak kendala yang dihadapi, tetapi untuk yang telah ada pangkalan di sekolah tentu akan banyak kendala non teknis menghadang. Kendala ini harus disikapi dengan arif dan bijaksana.
Sepertinya kita memang harus lebih sering duduk bersama untuk mengimplementasikan Revitalisasi Gerakan Pramuka.
Dapat dipahami bersama bahwa alas tindak yang digunakan dalam menggulirkan program ini memang telah menjadi keprihatinan bersama. Kaum muda indonesia dengan segala permasalahannya hari ini harus diselamatkan dari terjerumus makin dalam di kubangan persoalannya. Gambaran langkah revitalisasi secara nasional telah didapat. Yang tertinggal adalah bagaimana implementasinya di di daerah, di kwarda, kwarcab, kwarran, dan yang paling penting di Gugusdepan sebagai ujung tombak pembinaan peserta didik.
Masih ada kegamangan dari kwartir nasional untuk memulai karena kusut awal dari carut marut ini belum ditemukan pungkanya. Rencana tindak yang dipaparkan masih bergelut di lingkungan kwartir nasional dan belum menyentuh ke jajaran dibawahnya. Seyogyanya kwartir nasional lebih menitikberatkan peran pada tatanan kebijakan, menentukan arahan dan memberikan keleluasaan kepada kwartir daerah dan seterusnya untuk mengimplementasikannya.
Permasalahan Gerakan Pramuka di daerah cukup beragam sejalan dengan karakteristik daerah masing-masing. Tidak mungkin ianya dapat diselesaikan dengan cara yang seragam, masing-masing hanya dapat diselesaikan dengan cara dan gaya yang tersendiri sensuai dengan kondisi. Pendirian Gugusdepan wilayah misalnya, untuk desa atau lingkungan yang belum memiliki Gugusdepan yang berpangkalan di sekolah mungkin tidak banyak kendala yang dihadapi, tetapi untuk yang telah ada pangkalan di sekolah tentu akan banyak kendala non teknis menghadang. Kendala ini harus disikapi dengan arif dan bijaksana.
Sepertinya kita memang harus lebih sering duduk bersama untuk mengimplementasikan Revitalisasi Gerakan Pramuka.
Rabu, 04 Februari 2009
Ini Bocoran Pengurus Baru
Berdasarkan bisik bisik dan informasi dari telik sandi yang disebar, inilah prakiraan susunan pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bengkalis masa bakti 2003-2008:
Riza Pahlefi (Ketua), Drs. H. Sya'ari, MP, Drs. H. Umran, M.Si, Drs. H. Mukhlis, MM, H. Jamhur, SP, Ir. Hj, Rahmi (Wakil Ketua).
Ada yang mau beri komentar?
Riza Pahlefi (Ketua), Drs. H. Sya'ari, MP, Drs. H. Umran, M.Si, Drs. H. Mukhlis, MM, H. Jamhur, SP, Ir. Hj, Rahmi (Wakil Ketua).
Ada yang mau beri komentar?
Langganan:
Postingan (Atom)